Cek Lapak MarketPlace Gan!!
*Click here!
ChatGPT
DC-DC Converter / Regulator pada Rangkaian Aki Seri dan Paralel
DC-DC Converter atau DC-DC Regulator dapat digunakan pada sistem aki yang dirangkai secara seri maupun paralel. Namun, fungsi dan tujuan penggunaannya berbeda tergantung konfigurasi rangkaian aki tersebut.
1. Aki Disusun Secara Seri + DC-DC Converter
Contoh konfigurasi:
- 2 buah aki 12V disusun seri → menghasilkan 24V
- Beban membutuhkan tegangan 12V
Pada kondisi ini, DC-DC converter WAJIB digunakan. Converter berfungsi untuk menurunkan tegangan dari 24V menjadi 12V secara stabil.
Fungsi utama DC-DC pada rangkaian seri:
- Menurunkan tegangan (step-down)
- Menjaga tegangan output tetap stabil
- Menyuplai arus sesuai kebutuhan beban
- Melindungi beban dari over-voltage
Catatan penting:
DC-DC converter tidak menggabungkan arus.
Arus yang mengalir selalu mengikuti kebutuhan beban,
bukan dipaksa keluar oleh converter.
Ilustrasi daya:
P = V × I 24V (arus kecil) → DC-DC → 12V (arus lebih besar)
2. Aki Dirangkai Secara Paralel + DC-DC Converter
Contoh konfigurasi:
- 2 buah aki 12V dirangkai paralel
- Tegangan tetap 12V
- Kapasitas arus (Ah) bertambah
Pada rangkaian paralel, DC-DC converter biasanya tidak wajib jika:
- Beban memang bekerja pada 12V
- Aki dalam kondisi sehat dan seimbang
DC-DC converter digunakan pada rangkaian paralel jika diperlukan:
- Pembatasan arus maksimum
- Tegangan yang sangat stabil
- Perlindungan untuk perangkat elektronik sensitif
Hal penting untuk dipahami:
Arus pada rangkaian paralel tidak dikumpulkan lalu dipaksa keluar.
Beban hanya menarik arus sesuai kebutuhannya.
Mode CV dan CC pada DC-DC Converter
| Mode | Fungsi |
|---|---|
| CV (Constant Voltage) | Menjaga tegangan output tetap stabil |
| CC (Constant Current) | Membatasi arus maksimum yang boleh mengalir |
| CV + CC | Kombinasi pengaturan tegangan dan arus (umum pada charger) |
Kesimpulan:
DC-DC converter bukan alat penggabung arus,
melainkan alat pengatur dan pembatas arus serta tegangan.
Ringkasan Cepat
| Konfigurasi Aki | Tegangan | Perlu DC-DC | Fungsi Utama |
|---|---|---|---|
| Seri | Naik (12V → 24V) | Ya | Menurunkan dan menstabilkan tegangan |
| Paralel | Tetap (12V) | Tidak wajib | Stabilisasi dan pembatasan arus |
Tips Praktis di Lapangan
- Gunakan aki dengan tipe dan usia yang sama untuk paralel
- Jangan mengambil 12V dari satu aki pada rangkaian seri
- Pilih DC-DC dengan rating arus lebih besar dari beban
- Untuk otomotif, disarankan menggunakan DC-DC isolated

Comments
Post a Comment